23 December 2017

Intip Yuk Apa Itu Seijin Shiki!


Halo kawan – kawan! Apa diantara kalian ada yang sudah berumur 20 tahun? Atau mungkin 17 tahun? Kita semua pasti tahu kalau di Indonesia pada usia 17 tahun kita sudah dianggap dewasa secara hukum seperti diperbolehkan secara legal membuat KTP, SIM, maupun menikah. Ternyata kalau di Jepang itu berbeda loh. Negara Jepang menganggap 20 tahun sebagai usia kedewasaan. Di Jepang, usia 20 tahun adalah batas usia remaja dianggap dewasa. Ketika berusia 20 tahun, remaja Jepang diperbolehkan minum sake, mempunyai SIM, merokok, dan diberikan hak memilih dalam pemilihan umum. Wah, lebih tua 2 tahun ya disana!

Wah, cantik – cantik ya!
Berbeda dengan di Indonesia yang hanya ditandai dengan ulang tahun ke-17 atau sering disebut “sweet seventeen“, di Jepang ditandai dengan mengadakan upacara kedewasaan (Seijin shiki/ 成人式) secara nasional, loh. Semua orang dewasa muda yang telah berumur 20 tahun serta berstatus penduduk akan diundang untuk menghadiri upacara oleh pemerintah setempat. Acara yang dilaksanakan pada hari senin minggu kedua ini biasanya diadakan di gedung pertemuan, ballroom hotel, atau dibalai kota setempat. Sudah terorganisir sekali ya!

Meskipun gondrong, tapi mereka tetap ganteng kok!
Nah, mereka melakukan apa saja sih saat upacara berlangsung? Para wanita yang menjadi peserta Seijin Shiki diwajibkan menggunakan kimono, sedangkan bagi para laki-laki diwajibkan untuk menggunakan pakaian formal seperti kemeja beserta jas atau montsuki yang lengkap dengan haori dan hakama. Dihari itu para peserta upacara akan diberi bimbingan dan nasehat oleh walikota atau kepala daerah setempat untuk membekali para peserta agar siap menjadi dewasa seutuhnya dan masuk ke dalam tatanan masyarakat yang sesungguhnya. Di tengah acara juga akan ada prosesi para peserta minum sake (minuman beralkohol) untuk pertama kali secara legal. Tapi ini tidak banyak kok. Masa selagi upacara berlangsung ada yang mabuk? Hahaha. 

Baiklah, sampai disini dulu ya pembahasan pada hari ini, kawan – kawan. Kita akan berjumpa lagi pada kesempatan berikutnya. Sampai jumpa!

Sumber :
Matkul pertemuan ke-7 Images of Japan (Customs and Rituals), semester 1, Binus University

4 comments:

  1. Wah keren ya, di Indonesia gak ada sih

    ReplyDelete
  2. Wah saya ingin coba ikut upacara kedewasaan.. semoga saya ada rejeki agar dapat pergi ke sana

    ReplyDelete
  3. 'meskipun gondrong, tapi mereka tetap ganteng kok!' ahahaha

    kita masih dibawah umur ya...
    tapi kalo dipikir juga, kalo ikut upacara kedewasaan, akan jadi penghargaan buat diri sendiri kalo kita bukan anak kecil lagi, dan harus bisa mempertanggungjawabkan perbuatan diri sendiri.
    Jadi bukan cuma sebatas nerima ktp aja ya... hehe

    ReplyDelete
  4. wah, mau juga nih ikut upacara kedewasaan, di indonesia ga ada sih
    tapi udah lewat 2 tahun masih boleh gak ya

    ReplyDelete